Selasa, 17 Agustus 2010

Sang Jawara PI

Posted by redeants putra On 19.43 No comments
Sriwijaya FC Juara Piala Indonesia 2010


Para pemain Sriwijaya FC mengangkat trofi Piala Indonesia, di Stadion Manahan, Solo, Jateng, Minggu (1/8) malam. Sriwijaya FC menjadi juara Piala Indonesia setelah mengalahkan Arema Indonesia pada laga final dengan skor 2-1. (ANTARA/Hasan Sakri Ghozali) Solo (ANTARA News) - Sriwijaya FC menjadi juara Piala Indonesia 2010 setelah mengalahkan Arema Indonesia 2-1 pada pertandingan final di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (1/8) malam.

Gol Sriwijaya tercipta lewat sundulan strikernya asingnya Keith Kayamba Gums pada menit 47 dan Pavel Solomin dan gol Arema Indonesia tercipta lewat kaki M. Ridhuan.
Sejak pertandingan dimulai Sriwijaya Fc langsung menekan pertahanan Arema Indonesia yang dikawal oleh Irfan Raditya. Beberapa peluang langsung terjadi salah satunya lewat kerjasama antara Zah Rahan dengan Pavel Solomin. Namun tendangannya masih melambung diatas gawang.

Peluang tidak hanya diraih oleh Laskar Wong Kito, Arema Indonesia juga mendapat peluang lewat Noh Alamsyah maupun Roman Chmelo hanya saja upaya yang dilakukan belum mampu menciptakan gol.
Dukungan ribuan Aremania membuat semangat anak asuh Robert Albert itu meningkatkan tempo permainan. Permainan cenderung keraspun terjadi. Akibatnya striker Arema Indonesia Noh Alamsyah diusir dari lapangan (kartu merah red) setelah melakukan pelanggaran keras pada Preciouse-Emuejeraye.

Unggul jumlah pemain membuat semangat anak asuh Rahmad Darmawan berbalik meningkatkan tempo permainan. Beberapa peluang terjadi baik lewat Pavel Solomin maupun Keith Kayamba. Namun demikian belum mampu menjebol gawang Kurnia Mega.

Upaya untuk menciptakan gol terus dilakukan oleh tim dua kali juara Piala Copa Indonesia musim 2007/2008 dan 2008/2009 itu. Namun kuatnya pertahanan Arema masih belum mampu diterobos.

Hingga peluit panjang tanda babak pertama usai ditiup wasit Jimmy Napitulu kedudukan sementara tetap 0-0. Selama babak pertama beberapa pemain mendapat kartu kuning termasuknya jebolnya salah satu pintu stadion. Memasuki babak kedua serangan Sriwijaya FC ditingkatkan. Hasilnya berawal dari tendangan pojok sundulan Keith Kayamba Gums mampu menjebol gawang Kurnia Mega pada menit 47 sehingga merubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Sriwijaya-FC.

Kalah dari jumlah pemain tidak menyurutkan nyali Ahmad Bustomi dan kawan-kawan. Serangan demi serangan terkoordinasi dengan baik terus dilakukan. Hasilnya Singo Edan Arema mampu menyamakan kedudukan lewat M. Ridhuan sehingga merubah kedudukan menjadi 1-1.

Kondisi imbang membuat atmosfer pertandingan meningkat, terbukti wasit Jimmy Napitupulu mengeluarkan beberapa kartu kuning buat pemain Arema dan hasilnya membuat emosi penonton.

Kecaman demi kecaman dilontarkan karena keputusannya dianggap kontroversial. Meski demikian pertandingan terus dilakukan bahkan Sriwijaya FC mampu menambah keunggulannya lewat kaki Pavel Solomin sehingga merubah kedudukan menjadi 2-1.

Hingga peluit panjang ditiup wasit kedudukan tetap 2-1 untuk kemenangan Sriwijaya FC. Dengan kemenangan ini Laskar Wong Kito membukukan tiga kali juara Piala Indonesia yang sebelumnya bernama Piala Copa Indonesia.

Sebagaimana diketahui pertandingan final Piala Indonesia sempat dihentikan lebih dari satu jam. Penghentian itu dilakukan Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo karena kepemimpinan wasit kurang tepat dan cenderung kontroversial.

?Pertandingan tadi sulit dijabarkan. Pertandingan tadi cukup berat dan sangat sulit mengalahan Sriwijaya karena memiliki pemain yang bagus. Seandainya kami bermain dengan 11 orang saya yakin mampu mengimbangi,? kata pelatih Arema Robert Albert usai pertandingan.

Sementara itu pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengaku puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Juara Piala Indonesia tahun ini merupakan prestasi terakhir sebelum melepas kepelatihannya di Laskar Wong Kito karena musim depan tidak melatih Arief Suyono dan kawan-kawan.

Berikut susunan pemain kedua tim yang berlaga pada final Piala Indonesia 2010 : Sriwijaya FC : Ferry Rotinsulu (gk), Charis Yulianto, Ambrizal, Preciouse Emuejeraye, Isnan Ali (kk), Toni Sucipto, Zah Rahan, Ponaryo Astaman, Keith Kayamba Gums (c), Obiora dan Pavel Solomin.


Sedangkan susunan pemain Arema Indonesia : Kurnia Mega (gk), Zulkifli, Irfan Raditya, Waluyo, Benny Wahyudi (KK), Juan Revi (kk), Ahmad Bustomi, M. Ridhuan (KK), Roman Chmelo, M. Fahruddin/Dendy Santoso dan Noh Alamsyah (km). (ANT/K004)






Persik  Juara Ke-3
Berita Bola. Persik Kediri berhasil meraih posisi ke-3 di kompetisi Piala Indonesia 2010, setelah Persik mengalahkan Persipura pada perebutan tempat ketiga Piala Indonesia, Sabtu, 31 Juli 2010, dengan skor 1-0.

Bertanding di Stadion Manahan Solo, Persipura sebenarnya terlihat lebih menguasai jalannya pertandingan. Sedangan Macan Putih justru banyak mengandalkan serangan balik dengan mengandalkan umpan-umpan panjang.

Pada menit ke-5, kiper Persipura, Jendry Pitoy dikejutkan oleh tendangan spekulasi Saktiawan Sinaga dari luar kotak penalti. Bola yang meluncur deras berhasil ditepis oleh mantan kiper timnas tersebut.

Sayang, si kulit bundar jatuh di dekat kaki pemain Persik lainnya, Dodit Fitrio. Bola rebound tersebut langsung disambut Dodit dengan sebuah tendangan keras yang gagal dijangkau Jendry. Skor 1-0 untuk Persik.

Empat menit berselang, Persipura nyaris menyamakan kedudukan. Sayang, tendangan spekulasi Stevie Bonsapia masih membentur mistar gawang.
Saktiawan kembali melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-14. 

Namun Jendry kembali menepisnya sebelum akhirnya dikuasai oleh pemain-pemain belakang Mutiara Hitam. Peluang Persipura lainnya lahir pada menit ke-34 lewat kaki Ortizan Solossa. Namun tendangan keras mantan pemain Persija itu masih mampu ditepis kiper Persik Herman Batak dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Di babak kedua, Persipura praktis menguasai jalannya laga. Sebaliknya Persik memilih bertahan dengan menumpuk hampir seluruh pemainnya di barisan belakang dan meninggalkan Yongky Ariwibowo seorang diri di lini depan.

Strategi ini terbukti ampuh. Meski mendominasi jalannya pertarungan, Persipura terlihat kesulitan untuk melakukan penetrasi ke kotak penalti Persik. Pada menit ke-69, Boaz Solossa akhirnya berhasil menerobos kotak penalti lawan usai mengecoh dua pemain belakang Persik. Sayang tendangannya masih melambung di atas mistar gawang Persik yang dijaga Herman Batak.

Pada menit ke-72, Persik nyaris menggandakan keunggulannya. Berawal dari sebuah serangan balik, Yongky Ariwibowo mampu menggiring bola hingga ke kotak penalti Persipura. Namun tendangannya terlalu lemah sehingga mudah dikuasai oleh Jendry Pitoy.
Pada menit ke-73, Boaz Solossa kembali mengancam gawang Persik lewat tendangan penjuru yang mengarah ke gawang Macan Putih. Beruntung kiper Persik, Herman Batak jeli membaca rah bola dan berhasil menepisnya.

Persipura terus menekan pertahanan Persik di sisa babak kedua. Namun hingga laga usai, pasukan Jacksen F Tiago gagal mengejar ketertinggalannya.


Susunan Pemain:

Perspura: Jendry Pitoy (g), Ricardo Salampessy, Bio Paulin, Ortizan Solossa, Victor Igbonefo, Eduard Ivakdalam/David Laly (67′), Immanuel Wanggai/David Uron (74′), Stevie Bonsapia, Hendra Ridwan/E Ames (59′), Gerald Pangkaly, Boaz Solossa

Persik: Herman Batak (g), Tito Purnomo, OK John, Gunawan, Mahyadi Panggabean, Kusnul Yuli, Jeferi Dwi Hadi, Legimin Rahardjo, Dodit Fitrio/Mekan Nasirov (52′), Saktiawan Sinaga/Byung Yul (33′), Yongki Ariwibowo

0 komentar:

Posting Komentar

    Pribadi

    Pribadi
    Ya, beginilah tampang saya jarak dekat.

    Pengikut