Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 April 2013

Chelsea Vs Rubin Kazan

Posted by redeants putra On 17.54 No comments


Haiii.. Sobat blogger dimanapun anda semua berada, salam sayang..
Kali ini saya akan membahas tentang hasil pertandingan Chelsea VS Rubin Kazan.
Seperti yang sobat lihat di Halaman Facebook kami, di SinauBarengRedeants
Hasil Akhir pertandingan The Blues sudah saya posting di sana .
Yah, walau tak bisa unggul di Leg Kedua, The Blues masih merah kemenangan karena agregatnya adalah 5-4.



Jika mengetahui hasil pertandingannya pasti sobat blogger kurang puas.
Oleh karena itu saya tuliskan rincian jalannya pertandingan Chelsea Vs Rubi Kazan Leg Kedua.

Walau Chelsea dikalahkan Rubin Kazan dengan skor 2-3 di leg kedua perempatfinal Liga Europa. Tapi, hasil tersebut tidak menghambat laju The Blues ke babak semifinal.

Chelsea langsung unggul pada menit keempat. Umpan panjang Frank Lampard bisa dikejar Torres. Kiper Sergey Ryzhikov keluar dari sarangnya dan mencoba menghadang, tapi Torres dengan cerdik melambungkan bola melewati kepala si kiper dan menembus gawang Rubin.

Ini adalah Gol Torres yang pertama di bulan ini, menurutku. Walau Torres kadang atau hampir tidak pernah memasukan bola ke gawang lawan, tapi saya ikut bertima kasih atas partisipasimu Chelsea masih dapat berdiri tegap walau tidak ada Didier Drogba. Soalnya saya ngeFans Banget sama Didier Drogba Pencetak Gol terbanyak di Chelsea di tahun lalu.

Kembali ke topi, Chelsea berpeluang menggandakan keunggulannya pada menit ke-17. Namun, tembakan Victor Moses bisa diantisipasi oleh Ryzhikov.

Tim tuan rumah mendapatkan kesempatan saat laga berusia 34 menit. Berawal dari akselerasi Alan Kasaev, Roman Eremenko melepaskan tembakan mendatar. Bola bisa ditangkap dengan mudah oleh Petr Cech.

Rubin nyaris menyamakan kedudukan di injury time babak pertama. Sontekan Karadeniz meneruskan umpan Natcho mengarah ke gawang, tapi Cech bisa menahannya. Bola liar sempat bergulir di depan gawang Chelsea sebelum dibuang Cesar Azpilicueta.

Rubin akhirnya benar-benar mencetak gol pada menit ke-51. Diawali umpan silang Pablo Orbaiz dari sisi kanan, Marcano memenangi duel udara dan mampu mengirim bola ke gawang Chelsea lewat sundulannya.

Berselang empat menit, Chelsea kembali memimpin. Moses memainkan umpan satu-dua dengan Ramires sebelum menaklukkan Ryzhikov lewat tembakan terukur.

Laga makin menarik setelah Rubin menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-62. Umpan silang Cristian Ansaldi dari sisi kiri ditanduk Karadeniz dan Cech hanya bisa terpana melihat gawangnya bergetar.

Beberapa saat kemudian, Rubin nyaris bikin gol lagi. Tapi, kali ini sundulan Marcano masih melenceng tipis.

Tim tuan rumah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-73 menyusul pelanggaran Azpilicueta terhadap Alexander Ryazantsev. Natcho sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor tendangan 12 pas dengan mengirim bola ke sisi kiri gawang.

Rubin kembali mengancam gawang Chelsea pada menit ke-81. Tapi, sundulan Salomon Rondon meneruskan crossing Ansaldi mengarah tepat ke Cech.

Percobaan Eremenko dua menit kemudian tak menghasilkan gol. Tembakannya dari luar kotak penalti masih melebar.

Hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol tambahan yang tercipta. Rubin menang 3-2, tapi tetap tersingkir.

Soba blogger pasti penasaran bagaimana Susunan Pemain Chelsea dan Rubin tadi malem.
Baik saya akan jelaskan di bawah ini :

Rubin Kazan: Ryzhikov, Kuzmin (Kaleshin 46'), Ansaldi, Navas, Marcano, Orbaiz (Dyadyun 66'), Kasaev (Ryazantsev 72'), Eremenko, Karadeniz, Natcho, Rondn

Chelsea: Cech; Azpilicueta, Luiz, Terry, Ferreira; Ake, Lampard (Ivanovic 90+1'); Ramires (Obi Mikel 60'), Benayoun (Oscar 77'), Moses; Torres



Ingin mengetahui Cuplikan Gol-Gol yang terjadi saat itu ?





Terima kasih sobat blogger sudah mau membaca Posting ini.
Salam


Minggu, 02 Desember 2012

CLS Knights Pulang membawa Kemenangan

Posted by redeants putra On 22.14 No comments
CLS Knights Pulang membawa Kemenangan



Gan, barusan gue nonton pertandingan CLS Knights Surabaya vs Stadium Jakarta, yang walhasil winner nya adalah CLS Knights Surabaya dengan skor lumayan jauh, yaitu 66-52. Pemain CLS yang satu ini gan jangan dianggap remeh yaitu Tony Agus perlahan namun pasti mulai menonjol dengan peran sebagai pengganti Dwi Haryoko saat menyerang. Kemampuan Tony bahkan boleh jadi lebih komplit. Bersama Febri Utomo, Tony Agus mengandalkan tembakan tiga angka, penetrasi, bahkan post play untuk mencetak angka. Tony mencetak total 13 angka untuk membawa CLS Knights Surabaya menang atas Stadium Jakarta 66-52.

Seru banget gan pas Kuarter 1, gue ampek gak yakin kalo CLS bakal kayak tadi, sporter ampek puas, mereka teriak-teriak gak jelas gitu. kayak orang gila lah.. Baru start para pemain bermain dalam tempo tinggi, CLS Knights membuat Stadium terhentak dengan akselerasi poin mencapai 9-0.

Nah ini Strategi yang bagus dari Pelatihnya Stadium, Dia memasukan Indra Budianto. Small forward ini sukses memasukan tujuh poin melalui tembakan medium, tembakan tiga angka bahkan, tembakan di bawah ring tanpa pengawalan dalam set play yang sangat baik oleh Stadium. Meski masih tertinggal, Indra membawa Stadium mendekat dengan selisih dua angka di akhir kuarter pertama, 15-13. CLS Knights unggul tipis. Busett.. hebat bener si Indra baru masuk langsung bikin Jreng kawan2-nya..
hahhahahha... Sorry gan PROMOSI dikit.. :))

CLS Knights yang tidak menurunkan Andrie Ekayana, banyak menggunakan Febri sebagai poros serangan. Tidak jarang, Febri bahkan terlihat bermain sendiri. Menguasai bola, dan memaksa untuk melakukan drive. Cara ini cukup efektif membuat pertahanan Stadium kocar-kacir. Total sembilan poin dikumpulkan oleh Febri hingga akhir kuarter kedua, dan CLS Knights masih unggul 36-31.

Indra Budianto kembali beringas di kuarter ketiga. Kali ini ia mendapatkan bantuan yang sangat baik dari Daniel Iskandar yang selalu siap berjibaku di bawah ring CLS Knights. Stadium menguasai kuarter ketiga dan memaksa kondisi imbang 44 sama memasuki kuarter terakhir.

Febri menggila di kuarter empat. Lagi-lagi, karakter Febri sebagai pemain yang mampu mengobrak-abrik pertahanan muncul di kuarter terakhir. Sulit menghentikan Febri tanpa terpaksa melakukan foul. Febri mencetak 10 poin di kuarter terakhir.

Selain Febri yang menjadi pencetak angka terbanyak dengan total 19 poin, Tony Agus juga menjadi andalan serangan. Tembakan-tembakan medium Tony 100 persen menemui sasaran di kuarter terakhir.

Pada kubu Stadium, Indra Budianto on fire dengan total poin 20, dan rata-rata 64 persen pada field goals.

Sumbernya gan,, liat langsung and baca artikel.

Sabtu, 01 Desember 2012

SMB Takluk di Hadapan Garuda Kukar Bandung

Posted by redeants putra On 22.42 No comments
SMB Takluk di Hadapan Garuda Kukar Bandung



Gan,, Waduh pertandingan kemaren bener2 bagus, tapi sayang Team yang gue puji2 kedua stelah CLS Knights tunduk atas Garuda Kukar Bandung dengan Skor akhir tipis. Tapi gue salut sama SMB yang udah berjuang keras melawan Garuda Kukar.

GAKUBA (Garuda Kukar Bandung) memberikan perlawanan sengit di kuarter 1 dan 2,  

Tekanan Garuda di menit-menit awal membuat Satria Muda gagap.  Sampe-sampe Faisal dkk kebingungan dan kelelahan menghadapi si GAKUBA. Faisal dkk melakukan total tujuh kali turn over yang menguntungkan Garuda sebanyak 10 poin. GAKUBA menutup kuarter pertama dengan keunggulan 16-6. Liat skor Kw 1 langsung drop gue gan.

Wendha Wijaya dkk tak peduli dengan SMB, mereka selalu menghalangi SMB untuk tidak bangkit di kuarter kedua. Satria Muda kembali banyak melakukan kesalahan turn over. Bahkan lebih banyak daripada kuarter pertama. Ada apa ni dengan Satria Muda kemaren ?Dab lagi-lagi gan, Garuda (Gakuba) sukses mengkonversi sembilan turn over Satria Muda di kuarter kedua menjadi 10 poin. Yaaa agan-agan tau sendiri Wal-Hasil Satria Muda Jauuhhhh ketinggalan menjadi 34-15 di akhir kuarter kedua.

Naah inilah awal Satria Muda Bangkit dari kesalahan yang mereka perbuat di Kw 1 dan Kw 2. Satria Muda lebih tenang dan menjaga diri di Kw 3. Nah permainan dari Satria Muda membuahkan hasil dengan hanya 2x turn over, dan sebaliknya bagi team Garuda Kukar. Wendha dan Hendru Ramli serta dkk kesulitan keluar dari tekanan pertahanan penuh satu lapangan dari Satria Muda. Meskipun masih tertinggal cukup jauh, 48-32, Satria Muda mulai menampakan tanda-tanda kebangkitan memasuki kuarter terakhir.

Nih baru si Jago Faisal menunjukan kualitasnya sebagai pemain elit di kuarter terakhir. Permainan gemilang Faisal membawa Satria Muda mendekat hingga selisih tiga angka. Buruknya akurasi tembakan bebas boleh jadi adalah penyebab utama terhambatnya laju Satria Muda dalam mengejar ketertinggalan.

Chandistira Pranatyo yang dengan cerdik berhasil keluar dari jebakan ketat Satria Muda menjadi pengaman kemenangan Garuda. Dengan total 10 poin, Chandistira menjadi pencetak angka terbanyak kedua di Garuda setelah Wendha Wijaya dengan 11 poin. Pada kubu Satria Muda, Faisal meraih angka terbanyak dengan 19 poin. Skor akhir Garuda Kukar unggul atas Satria Muda Britama 57-51.

Rabu, 21 Desember 2011

NBL Indonesia

Posted by redeants putra On 19.55 No comments










Kuantitas & Kualitas Unggulkan CLS Knights

Posted by redeants putra On 19.32 No comments


Gue sangat ngefans ama yang satu ini,, kecerdikan, power, dan ke akuratan tembakan dari Indrajaya..
Biki gue pengen seperti dia.
Hadapi Aspac Jakarta di Final Pre-Season NBL Indonesia 2011-2012

Tidak ada pilihan lain bagi CLS Knights Surabaya,  Ini saatnya juara di NBL Indonesia.  Dengan bekal kuat menjadi Runner-up di NBL Musim lalu, dan berhasil juara di turnamen Internasional, tim asal Surabaya ini punya peluang besar mengandaskan Aspac Jakarta di partai final. Bukan menganggap remeh tim Aspac yang juga tampil cukup meyakinkan di turnamen Pre-season ini, tapi ada beberapa faktor penting yang dapat di analisis untuk membandingkan peluang tim CLS Knights lebih unggul di dalam lapangan.

Kuantitas Tim

Secara Kuantitas tim, kedua tim ini memiliki sedikit kesamaan dimana kedua tim di huni oleh pemain-pemain muda yang agresif dan rata-rata sangat kuat di sektor fisik.  Akan tetapi 1 keunggulan dari CLS Knights adalah Pemerataan antara pemain inti (Starting 5) dengan pemain Bench sehingga memudahkan tim pelatih untuk Me-Rotasi pemain.  Lihat saja, untuk mengisi posisi Wing(Foward) CLS Knights memiliki sederetan nama beken seperti Yayan, Febri, Jeffry, Sandy, dan Wijaya.  Seluruh pemain ini memiliki prospek sangat baik di dalam turnamen, lihat saja Yayan dan Jeffry yang tampil Konsisten, Wijaya dan Sandy kerap menjadi leader poin.

Hal ini berbeda dengan tim Aspac Jakarta, Kekuatan antara Inti dan Bench belum seimbang.  Di partai-partai Krusial akan sangat sulit untuk memainkan beberapa pemain bench yang sangat minim jam terbang.  Aspac masih tergantung kepada pemain-pemain senior mereka.  Terlihat hanya beberapa pemain yang menonjol seperti Thoyib, Rizky, Rama.  Yang lainnya masih tampil kurang konsisten.

Kasarannya, CLS Knights bisa memanfaatkan Celah dari hal di tersebut, tim besutan Risdianto Roeslan ini bisa memaksakan Aspac untuk menurunkan para pemain bench mereka, apalagi ini laga krusial yang butuh mental juara.  CLS Knights siap memainkan 12 pemain, sedangkan Aspac siap memainkan 7-8 pemain.

Kualitas Tim

Kedua tim ini memiliki kesamaan dalam kualitas permainan di dalam lapangan.  Baik Aspac maupun CLS Knights mayoritas di huni oleh pemain muda yang memiliki tingkat agresifitas tinggi.  Bermain cepat dan berani melakukan penetrasi-penetrasi bahkan tembakan-tembakan jarak jauh yang YAHUD.  Ini sudah terbukti semenjak musim lalu.

Aspac tidak ada Bigman pengganti jika Thoyib dan Pringgo tidak bermain.  faktor inilah yang di maksud untuk memanfaatkan Kuantitas pemain di dalam lapangan.  Sama seperti Ketika Aspac takluk oleh Satria muda di babak Semifinal NBL Indonesia musim lalu.  Dimana mereka memaksa Thoyib untuk melakukan banyak pelanggaran dan menghabiskan waktu untuk duduk di bangku Cadangan.

Posisi Bigman CLS Knights, Punya Indrajaya, Herman Lo (Sang Rookie dan bahkan menurut saya bisa di katakan Rookie Of the year untuk musim ini), Freddy (pemain yang berkembang pesat di musim ini), Tony ( Shooter merangkap Bigman, tembakannya mematikan deh), dan Elia Bukit (punya kontribusi cukup signifikan di dalam tim).  dari kelima bigman CLS Knights, semuanya bisa di siapkan untuk di terjunkan dan menghabisi bigman-bigman Aspac terutama Thoyib yang memang sangat bagus di dalam Defense.  Dengan keluarnya dia, akan memberikan sedikit kelonggaran dalam memperoleh poin bagi CLS Knights.

Terlepas dari hal itu semua,  faktor” strategi di dalam lapangan, semuanya tergantung jendral di dalam lapangan yakni Head Coach, baik itu sistem defense, sistem offense dan sebagainya.  Tentu pelatih lebih detail mengerti kebutuhan tim di lapangan. hehe.. 

Untuk Faktor penting yang menjadi perhatian kedua tim tentu saja Mental Juara.  Itu Faktor utama di dalam lapangan yang bisa menjadi momok menakutkan bagi para pemain yang tidak siap.  Siapa yang siap dia akan menjadi juara, tentu akan banyak sekali tekanan-tekanan yang berbeda dalam partai final,  dengan kedewasaan dan pengalaman-pengalaman bertanding Anak-anak CLS Knights tentu siap untuk menampilkan yang terbaik asal tidak besar kepala dan cepat puas!!!

So, Ini Saatnya CLS Knights Surabaya untuk Juara di Turnamen NBL Indonesia.

Let’S Go Unguu-Unguu.. CHAMPION
Ni yang mungkin di cari2 para sahabat pecinta basketball.
gw cariin info dan dapet juga akhirnya,,, silahkan membca.. hehe :-)

Pengumuman siapa pemain yang meraih MVP (Most Valuable Player) dilaksanakan siang ini (Senin, 7 Maret 2011). Pemain Andalan Garuda Flexi Bandung, I Made 'Lolik' Sudiadnyana terpilih sebagai MVP Reguler 2011. Lolik menyisihkan Faisal J. Achmad dari SM Britama.

Di kategori lain, SM Britama meraih penghargaan Best Management Award,Sportmanship Award yang diraih oleh Youbel Sondakh, Top Assistlewat Faisal J. Achmad, dan 2 pemain SM Britama (Faisal J. Achmad dan Rony Gunawan) yang terpilih menjadi First team Reguler.
Berikut daftar lengkap peraih award NBL Indonesia 2010-2011 (Source : NBL INDONESIA) :
  1. Most Valuable Player (MVP): I Made Sudiadnyana - Garuda Flexi Bandung
  2. Rookie of the Year: Valentino Wuwungan – Satya Wacana Angsapura Salatiga
  3. Coach of the Year: Rastafari Horongbala – Pelita jaya Esia Jakarta
  4. Defensive Player of the Year: Isman Thoyib – Dell Aspac Jakarta
  5. Sixth Man of the Year: Rahmad Febri Utomo – Nuvo CLS Knights Surabaya
  6. Sportsmanship Award: Youbel Sondakh – Satria Muda Britama Jakarta
  7. First Team
    1. Guard: Faisal Julius Achmad – Satria Muda Britama Jakarta
    2. Guard: Ary Chandra – Pelita Jaya Esia Jakarta
    3. Forward: I Made Sudiadnyana – Garuda Flexi Bandung
    4. Forward: Dian Heryadi – Muba Hangtuah Indonesia Muda Sumatera Selatan
    5. Center: Rony Gunawan – Satria Muda Britama Jakarta
  1. Top Score: Ary Chandra – Pelita Jaya Esia Jakarta
  2. Top Rebound: Dian Heriyadi – Muba Hangtuah Indonesia Muda Sumatera Selatan
  3. Top Assist: Faisal Julius Achmad – Satria Muda Britama Jakarta
  4. Top Block: I Gusti Ngurah Teguh Putra Negara – Comfort Mobile Citra Satria Jakarta
  5. Top Steal: Dimaz Muharri – Nuvo CLS Knights Surabaya
  6. Best Management Award: Satria Muda Britama Jakarta
Selamat kepada pemenang award ini.


    Pribadi

    Pribadi
    Ya, beginilah tampang saya jarak dekat.

    Pengikut